1 |
Kemughau
Cerpen
Benny Arnas
Nekno merepet lagi. Pagi tadi, untuk yang kesekian kalinya, Bi Awi melapor pada wanita 70 tahun-an itu. Bukan perkara Nekno mudah dihasut. Namun, sudah menabiat rupanya tingkah gila Neknang. Sudah hampir...
Dimuat di
Padang Ekspres
09/06/2009 |
2 |
Cerita Dari Kampung Kami
Cerpen
Farizal Sikumbang
Dulu, ketika aku masih kanak-kanak, malam seperti hantu di kampung kami. Kala itu listrik belum ada. Sebagai penerang hanyalah lampu petromak yang tergantung di tengah rumah. Rumah-rumah pun masih berjarak, yang...
Dimuat di
Padang Ekspres
02/22/2009 |
3 |
Rahim
Cerpen
Rohyati Sofyan
“AKU tidak menyesal terlahir sebagai perempuan, Ibrahim, sebab aku
berharap dari rahimku kelak, aku akan melahirkan generasi yang lebih
baik daripada yang dilahirkan ibuku berupa diriku.” Ibrahim tertegun,
jadi inilah Run yang sebenarnya,...
Dimuat di
Padang Ekspres
07/13/2008 |
4 |
Induak Tubo
Cerpen
Zelfeni Wimra
“Dasar orang tua. Nyinyir. Berkali-kali saya ingatkan, tidak usah ke
sawah lagi. Akan lebih baik, kalau sawah itu dipaduoi saja kepada orang
yang lebih kuat. Selin tugas kita ringan, hasil tanaman juga...
Dimuat di
Padang Ekspres
06/22/2008 |
5 |
Jl. Mangga, Gang Cemburu No.5
Cerpen
Afri Meldam
Developer yang menangani proyek perumahan tempat kami tinggal ini, sebetulnya telah memberikan nama untuk semua jalan dan gang yang ada - kami menyebut jalan-jalan kecil penghubung jalan utama dengan ?gang?. Karena...
Dimuat di
Padang Ekspres
06/15/2008 |
6 |
Hujan dalam Telinga
Cerpen
Deddy Arsya
Tiga
belas tahun sejak pernikahan kami, aku mulai merasakan hujan itu
kembali turun di lubang telingaku. Di lipatan-lipatan hujan itu, aku
membayangkan anak-anakku berlari. Sebuah matahari kecil terpecah
menjadi beberapa bagian di atas mereka. Seperti...
Dimuat di
Padang Ekspres
06/15/2008 |
7 |
Bunga dan Ombak
Cerpen
Delvi Yandra
Lisa, perempuan penjual bunga itu, masih berdiri di ambang pintu. Pot-pot bunga miliknya berjejer di halaman. Sementara senja, terus condong menuju kepulangannya. Lisa terus memaku diri dan menciptakan lamunan yang abadi....
Dimuat di
Padang Ekspres
06/08/2008 |
8 |
Mawar Bercahaya
Cerpen
Joko Nugroho
Sebuah mawar, ya, sebuah mawar yang mekar di samping rumah tua kosong yang terletak di sudut desa. Elok kelopak mawar itu mekrok seperti kue mangkok. Tumbuh di antara ilalang liar...
Dimuat di
Padang Ekspres
05/25/2008 |
9 |
Tentara Semut
Cerpen
Deddy Arsya
Marzuki awalnya tersebut sebagai seorang penabuh dulang. Jika ada perhelatan perkawinan di kampung kami, ia akan diundang menyanyikan kisah-kisah para rasul sampai pagi. Orang-rumah akan memberinya sedikit bayaran. Namun, jika tak...
Dimuat di
Padang Ekspres
05/18/2008 |
10 |
Babad Mentala
Cerpen
Beni Setia
KITAR 28 km dari S terletak kampung Mentala.
Dulu, karena saat ini di timur S ada kampung Dadimukti,
Citraresmi, Palenggahan, dan Suwung. Kampung-kampung dengan tatanan
jalan dan peruntukan lahan yang serasi, dengan mayoritas penduduk
pendatang ...
Dimuat di
Padang Ekspres
05/11/2008 |